Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka-Shing, mari duduk sejenak dan menyimak. Singkatnya, Li-Ka-Shing ialah seorang pengusaha populer dari Hongkong dan merupakan salah seorang terkaya di Asia. Dalam satu kesempatan ia membagikan cara untuk menjadi kaya dalam waktu yang singkat, ibarat dilansir dari Hipwee.com. Kalau bung belum mempunyai citra bagaimana mengelola keuangan, mungkin cara pengusaha macam Li Ka-Shing ini bisa ditiru.

Cara ia dalam mengelola keuangan cukup mudah. Yakni dengan mengalokasikannya ke dalam lima bagian, mau seberapapun penghasilan yang bung raup. Dengan membaginya diyakini bung sanggup mengatur dengan baik. Apabila bung mempunyai impian untuk mengikuti kelima cara ini, mungkin bung sanggup menjadi orang yang sukses macam Li Ka-Shing. Karena cara ini dilakukan ia sebelum dan sesudah ia menjadi orang sukses. Selain duduk kasus mengelola keuangan ia juga mempunyai cara wacana bertingkah laris sesuai dengan penghasilanmu.

Alokasikan Ke Biaya Hidup, Pilihlah Menu Makanan yang Ramah di Kantong Anda Bung

Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka Cara Li Ka-Shing Mengelola Keuangan Agar Kesuksesan Menjadi Pegangan

“Pilih makanan yang murah. Untuk sarapan kau cuma perlu susu dan telur. Makan siang bisa kau isi dengan hidangan sederhana dan buah. Memasaklah sendiri untuk makan malam. Menunya cukup dua jenis sayur dan segelas susu sebelum tidur. Selama badanmu masih muda, kau tidak akan bermasalah dengan contoh makan ibarat ini.”

Sesungguhnya dalam menentukan hidangan makanan niscaya agak sedikit terbebani bagi bung yang simpel bosan, bisa saja itu terjadi sebab diprakarsai oleh hawa nafsu. Ketahuilah hawa nafsu selalu membawamu ke kawasan yang tidak seharusnya bung tuju.

Ketika penghasilan sudah berada di tangan, bung harus menghitung biaya makan dalam waktu sebulan. Setidaknya ada pundi-pundi rupiah yang sanggup disimpan. Pilihlah makanan ibarat yang dikatakan oleh Li Ka-Shing, jikalau merasa hal tersebut berat untuk dijalankan mungkin itu hanya ketakutan bung saja. Kalau sudah mencoba niscaya akan terbiasa.

Kucurkan Penghasilan Ke Dana Wisata Untuk Membangkitkan Semangat Bekerja

Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka Cara Li Ka-Shing Mengelola Keuangan Agar Kesuksesan Menjadi Pegangan

“Pergilah berwisata minimal sekali setahun. Tinggal saja di hotel yang murah agar mengemat biaya. Gunakan kesempatan ini untuk mengisi ulang energimu biar kau tetap bersemangat dalam bekerja”

Rutinitas yang sama selama 365 hari niscaya akan menjengahkan apabila tidak diistirahatkan. Maka menyiapkan dana wisata juga bisa menciptakan bung sukses. Kenapa? ibarat yang ia katakan, sebab kesempatan berjalan-jalan sanggup meningkatkan semangat dalam bekerja.

Setidaknya, energi bung akan terisi kembali sehingga mood bekerja terbawa ke dalam suasana baru. Maka dari itu kesuksesan tetap menjadi tujuan, perihal malas dan tidak semangat, bukan lagi musuh utama bung dalam menjaga bara kesuksesan.

Siapa Sangka, Kalau Mau Sukses Harus Punya Dana Mentraktir Teman

Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka Cara Li Ka-Shing Mengelola Keuangan Agar Kesuksesan Menjadi Pegangan

“Perluas pergaulanmu. Ini akan menciptakan kau jadi eksklusif yang berkembang. Gunakan uang ini untuk biaya telepon dan mentraktir teman. Ingat, sahabat yang kau jamu haruslah yang lebih dari kamu. Dia harus punya semangat yang lebih darimu, lebih kaya dari kau atau punya imbas dalam perkembangan karirmu. Dalam setahun, kau akan punya banyak teman. Dan dikenal sebagai orang yang baik dan pemurah”

Dari lima hal yang diajarkan Li Ka-Shing, salah satu halnya mungkin tak pernah bung sangka sebab dari penghasilan yang bung miliki, bung harus mempunyai dana mentraktir teman. Tetapi ia pun memberi pesan sahabat yang dijamu bukanlah sahabat yang sembarangan, yang mempunyai imbas dalam perkembangan karir sekaligus aktualisasi diri. Tentu saja hal ini dilakukan biar bung banyak mendapat inspirasi, masukan, serta banyak berguru dari mereka yang telah satu langkah di depan.

Sisipkan Penghasilan ke Dana Belajar, Guna Mengoptimalkan Kemampuan

Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka Cara Li Ka-Shing Mengelola Keuangan Agar Kesuksesan Menjadi Pegangan

 

“Karena kau belum punya banyak uang, kau harus fokus ke belajar. Sisihkan uang untuk beli buku setiap bulan. Resapi dan pelajari apa yang diajarkan di buku itu. Setelah tamat membaca, tuliskan lagi isi bukunya sesuai dengan pemahamanmu. Jangan ragu-ragu juga untuk mengikuti training yang bisa meningkatkan kemampuanmu”

Demi mendapat kesuksesan tentu bung harus menjadi orang yang pintar. Kesuksesan bisa diraih  dengan meningkatkan kemampuan. Selain bermodalkan doa. Penghasilan yang bung dapat, jangan dihabiskan untuk hal yang tidak perlu.

Li Ka-Shing  menyarankan bung untuk membeli buku setiap bulan. Setidaknya itu akan memacu otak kalian untuk terus bekerja dan berpikir terhadap pemahaman yang baru. Ingat jangan puas dengan gelar sarjana yang sudah bung terima, sebab berguru itu tak ada batasan. Selagi masih muda, optimalkan.

Siapkan Dana Investasi, Pelajari Bisnis Secara Perlahan Tapi Pasti

Bagi bung yang tidak mengenal siapa Li Ka Cara Li Ka-Shing Mengelola Keuangan Agar Kesuksesan Menjadi Pegangan

“Belajarlah untuk berinvestasi. Masukkan uang ke bank sebagai modal awal. Cara termudah ialah tiba ke penjual grosir, kemudian cari barang yang bisa kau jual lagi. Saat kau sudah bisa menghasilkan uang dari bisnis kecil-kecilan ini, kau akan bersemangat untuk berguru bisnis lebih banyak lagi.”

Mengandalkan honor bulanan jadi karyawan tidak akan bisa menciptakan bung menjadi sukses. Kalau bung ingin mendapati kesuksesan secara nyata dan esensi, jadilah pengusaha. Secara terang bung akan mendapakan penghasilan lebih dari karyawan sekaligus sanggup mengelola keuangan lebih jelas.

Karena bung harus membagi mana keuntungan, mana yang dijadikan modal, mana yang harus dibayarkan kepada karyawan. Investasi juga tak kalah penting, hanya dengan menabung saja akan sia-sia apabila inflasi tiba. Makanya bung harus mencoba bisnis dan investasi dari sekarang. Nggak usah muluk-muluk, yang kecil saja dulu.

Perihal 5 cara yang disampaikan Li Ka-Shing, tidak akan berjalan jikalau bung tidak mempunyai niat. Masalah finansial menjadi duduk kasus yang sensitif di segala usia. Apalagi bagi bung yang gres setengah dekade bekerja, di mana banyak impian yang sulit dikontrol. Alih-alih beralasan sebab dulu tidak bisa mempunyai barang A,B dan C, kini waktunya membeli barang-barang tersebut.

Sekilas terkesan ada sisi balas dendam pribadi. Tetapi ini tidak akan pernah habis jikalau bung menuruti hawa nafsu konsumtif. Li Ka-Shing melaksanakan cara-cara ini dari ia sebelum sukses. Otomatis ini menjadi kebiasaan yang terus dijalankan hingga kesuksesan tersebut didapatkan.  Untuk itu, sebelum bung secara bulat-bulat menelan hal ini, menetapkan dulu dalam hati untuk menjalani.